
Sumber foto: Tangkapan layar TikTok akun @yes.on.me
JAKARTA – Di tengah kisruh rumah tangga yang menjadi konsumsi publik, Insanul Fahmi akhirnya muncul dan memberikan pernyataan mengejutkan. Meski saat ini hubungannya dengan istri pertamanya, Wardatina Mawa, sedang merenggang akibat kehadiran istri keduanya, Inara Rusli, Fahmi ternyata masih memendam harapan besar untuk kerukunan keluarganya.
Salah satu keinginan yang ia sampaikan adalah mengajak kedua istrinya untuk menjalankan ibadah umroh bersama-sama ke Tanah Suci.
Misi Perdamaian: Umroh Bareng Ber-7
Dalam sebuah sesi wawancara terbaru, Insanul Fahmi mengungkapkan bahwa dirinya sudah jenuh dengan kericuhan yang terjadi di media sosial. Ia berharap tahun baru ini bisa menjadi titik balik bagi keluarganya untuk berdamai.
“Aku pengin inilah, pengin bareng-bareng. Kalau bisa umroh bareng sama semuanya bertujuh,” ujar Insanul Fahmi. Rencana rombongan berjumlah tujuh orang ini diharapkan bisa menjadi momen untuk menyatukan kembali hubungan yang sempat retak.
Klarifikasi Status Pernikahan dan Isu Talak
Fahmi juga meluruskan berbagai spekulasi mengenai status hubungannya. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya belum menjatuhkan talak kepada Mawa. Menurutnya, ucapan “hidup masing-masing” yang sempat terlontar di masa lalu adalah karena rasa lelah akibat konflik, dan setelah berkonsultasi dengan ulama, hal tersebut tidak termasuk talak.
Selain itu, Fahmi mengonfirmasi bahwa ia telah resmi menikah secara siri dengan Inara Rusli pada tanggal 7 Agustus lalu.
Menepis Isu Miring dan Fokus Tanggung Jawab
Terkait berbagai laporan hukum yang beredar, Fahmi mengaku siap menghadapinya namun tetap ingin mengedepankan mediasi. Ia juga menepis isu kehamilan Inara dan menyebutnya sebagai kabar bohong (hoax).
“Sebagai laki-laki, aku akan memperjuangkan pernikahan ini sampai titik darah penghabisan. Aku tetap tanggung jawab untuk dua-duanya,” tegasnya.
Harapan untuk Masa Depan
Fahmi berharap publik dan media tidak lagi memperkeruh suasana dengan narasi-narasi yang memojokkan salah satu pihak. Baginya, kebahagiaan anak-anak dan keutuhan keluarga adalah prioritas utama. Ia sangat menantikan momen di mana Inara dan Mawa bisa “kolaborasi” dan duduk bersama demi masa depan rumah tangga mereka.
Hingga saat ini, publik masih terus memantau apakah keinginan Fahmi untuk memboyong dua istrinya umroh bareng akan segera terwujud atau justru proses hukum di pengadilan yang akan berbicara lebih dulu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lanjutan dari pihak terkait lainnya.
