
Sumber: Instagram/@alditaher.official
Jakarta – Jargon khas Aldi Taher yang sering kali membuat netizen tersenyum, “Semua Milik Allah”, kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kali ini, ungkapan tersebut disinggung langsung oleh seorang Ustaz bernama Abu Takeru.
Ustaz Abu Takeru memberikan teguran kepada Aldi Taher karena penggunaan frasa “Semua Milik Allah” yang kadang disematkan pada berbagai hal, termasuk konteks yang kurang positif seperti stres atau masalah sehari-hari. Menurut sang Ustaz, penyebutan nama Allah sebaiknya dijaga dengan adab yang lebih tinggi dan lebih tepat hanya untuk hal-hal positif, agar tidak mengurangi kesopanan dalam berbicara tentang keagungan-Nya.
Teguran tersebut langsung mendapat respons dari Aldi Taher. Alih-alih defensif atau marah, Aldi justru merespons dengan sikap yang sangat rendah hati. Ia bahkan bertemu langsung dengan Ustaz Abu Takeru untuk klarifikasi dan tabayun di Sarinah, Jakarta, pada 11 April 2026.
Dalam penjelasannya, Aldi Taher mengungkapkan alasan kuat mengapa ia tetap ingin menggunakan jargon tersebut. “Kalau gak dipakai, saya takabur,” ujar Aldi dengan tegas namun penuh kerendahan hati.
Menurut Aldi, ungkapan “Semua Milik Allah” bukan sekadar kata-kata viral atau gimmick marketing saja. Baginya, frasa itu adalah pengingat harian bahwa segala sesuatu di dunia ini hanyalah titipan dari Allah SWT. Rezeki, kesehatan, harta, popularitas, bahkan cobaan hidup — semuanya milik Allah. Ia khawatir jika berhenti mengucapkannya, hatinya bisa terlena dan jatuh ke dalam sifat takabur (sombong).
Aldi juga menambahkan bahwa hal itu sesuai dengan ajaran Al-Qur’an yang menyatakan bahwa segala yang ada di langit dan di bumi adalah milik Allah. “Semua ini hanya amanat dan titipan, bukan milik kita sepenuhnya,” katanya.
Interaksi antara Aldi Taher dan Ustaz Abu Takeru ini menuai banyak pujian dari netizen. Banyak yang mengapresiasi sikap Aldi yang terbuka menerima masukan, tidak mudah tersinggung, dan tetap konsisten dengan keyakinannya. Beberapa netizen bahkan menyebut respons Aldi sebagai contoh sikap selebriti yang religius dan humble.
Jargon “Semua Milik Allah” sendiri meledak popularitasnya sejak Aldi sering mengucapkannya dalam konten jualan burgernya, seperti “Semua Burger Milik Allah”. Dari situ, ungkapan ini menyebar luas dan sering digunakan netizen secara humoris, tapi bagi Aldi sendiri, maknanya jauh lebih dalam sebagai bentuk tawakal dan penyerahan diri kepada Allah.
Disclaimer:
Berita ini disusun berdasarkan pemberitaan dan pernyataan publik yang beredar di media serta media sosial per 12 April 2026. Isi artikel bersifat informatif dan netral. Segala penafsiran terkait agama dan dakwah sebaiknya dikembalikan kepada ahli ilmu agama yang kompeten. Kami tidak bermaksud menyinggung atau merendahkan pihak manapun.
