
Source: YouTube/Cumicumi
JAKARTA, Project News – Insanul Fahmi akhirnya angkat bicara terkait rentetan tudingan yang menyudutkan dirinya belakangan ini. Secara tegas, Fahmi menyatakan bahwa narasi yang disampaikan oleh pihak Mawa di media tidak sesuai dengan fakta dan diduga kuat sengaja dilakukan untuk menjatuhkan kredibilitasnya sebagai suami maupun publik figur.
Fahmi menilai, kasus rumah tangganya telah dipelintir sedemikian rupa sehingga menciptakan opini publik yang negatif terhadap dirinya.
Narasi yang Dipelintir dan Kepentingan Tersembunyi
Insanul Fahmi mengungkapkan bahwa masalah internal rumah tangganya menjadi konsumsi publik karena adanya campur tangan pihak ketiga. Ia menuding ada oknum teman dan keluarga yang menjadi “penumpang gelap” dalam konflik ini demi kepentingan pribadi atau motif balas dendam.
“Banyak yang diceritakan di media itu sudah dipelintir dan diasumsikan lain. Saya melihat ada orang-orang yang tidak suka dan ingin membalas dendam dengan menunggangi kasus ini agar semakin rumit,” ujar Fahmi dalam keterangannya.

Bantah Eksploitasi Orang Tua dan Isu Poligami
Fahmi juga meluruskan kabar mengenai orang tuanya yang disebut menangis karena isu poligami. Ia menegaskan informasi itu adalah kebohongan besar. Menurutnya, orang tuanya menangis karena mendapatkan perlakuan kasar dan bentakan dari pihak keluarga Mawa, bukan karena kecewa akan pilihannya.
Terkait isu poligami tahun 2023, Fahmi menjelaskan itu hanyalah strategi komunikasi agar Mawa melembutkan sikapnya, yang pada akhirnya justru disalahgunakan pihak lawan untuk menyerangnya sekarang.

Inara Rusli Hanya Tameng untuk Menjatuhkan Insanul
Mengenai keterlibatan Inara Rusli, Fahmi menegaskan bahwa tuduhan Inara sebagai “perebut” adalah cara pihak lawan untuk membangun opini publik yang buruk. Fahmi membeberkan fakta sebaliknya bahwa Inara justru adalah sosok yang mendorongnya untuk memperbaiki hubungan dengan Mawa.
“Opini bahwa Inara merebut itu tidak benar sama sekali. Justru Inara yang menyuruh saya untuk lebih sayang dan perhatian kepada Mawa. Hubungan kami murni soal bisnis, namun ini terus digiring seolah-olah negatif untuk menjatuhkan saya,” tegas Fahmi.
Seret ‘Dalang’ ke Jalur Hukum
Merasa difitnah dan dirugikan secara karakter, Insanul Fahmi tidak tinggal diam. Ia mengaku telah mendatangi Bareskrim untuk melakukan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi tidak benar.
Fahmi mengklaim sudah mengantongi identitas orang-orang di balik layar yang menskenariokan keributan ini. “Saya sudah tahu siapa saja dalangnya. Saya akan ikuti prosedur hukum untuk membuktikan siapa yang benar dan siapa yang sengaja ingin menghancurkan saya,” tutupnya.
Penulis: FKR PROJECT
